.

Rabu, 10 Januari 2018

WUJUD GAS












Disusun Oleh : 
@Kel-A04 : @E09-Maulani ( Maulani Nurtilawa )
                       @E14-Devi ( Devi Yanti Naibaho )
                      @E15-Anastasia ( Anastasia Dita )


SOAL !!!

Banyaknya kalor yang diserap untuk menaikan suhu air bermassa 2 kg dari -2 oC sampai 10 oC adalah… Kalor jenis air = 4.200 J/kg Co, kalor jenis es = 2.100 J/kg Co, kalor lebur air (LF) = 334.000 J/kg

Pembahasan :
 Dik :   Massa (m) air = 2 kg
                       Suhu (T) awal = -2 oC
                       Suhu (T) akhir = 10 oC
                       Kalor jenis es (c es) = 2100 J/kg Co
                       Kalor jenis air (c air) = 4200 J/kg Co
                       Kalor lebur air (LF) = 334.000 J/kg

Dit :   Kalor yang diserap (Q) ?
Jawab :
Perubahan suhu dari -2 oC sampai 10 oC dilalui melalui beberapa tahap.
Tahap 1, suhu es meningkat dari -2 oC sampai 0 oC (kenaikan suhu es berhenti pada suhu titik beku air yakni 0 oC)
Tahap 2, semua es mencair (wujud padat berubah menjadi wujud cair pada suhu titik beku air yakni 0 oC)
Tahap 3, suhu air meningkat lagi dari 0 oC sampai 10 oC)
Jadi dari suhu -2 oC sampai 0 oC, air masih dalam wujud padat. Pada suhu 0 oC, terjadi perubahan wujud padat menjadi cair. Setelah wujud padat berubah menjadi wujud cair, suhu air meningkat lagi dari 0 oC sampai 10 oC.

Q1 = (m)(c es)(delta T) = (2 kg)(2100 J/kg Co)(0 oC – (-2 oC)) = (2)(2100 J)(2) = 8400 J
Q2 = (m)(LF) = (2 kg)(334.000 J/kg) = 668.000 J
Q3 = (m)(c air)(delta T) = (2 kg)(4200 J/kg Co)(10 oC – 0 oC)) = (2)(4200 J)(10) = 84000 J
Kalor yang diserap :
Q = Q1 + Q2 + Q3
Q = 8400 J + 668.000 J + 84000 J
Q = 760.400 Joule


   

IKATAN KIMIA















Disusun Oleh : 
@Kel-A04 : @E09-Maulani ( Maulani Nurtilawa )
              @E14-Devi ( Devi Yanti Naibaho )
                        @E15-Anastasia ( Anastasia Dita )       


SOAL !!!

Ion X2+ mempunyai 10 elektron dan unsur Y memiliki harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir n=3, l=1, m=0, s= -½. Jika unsur X dan Y berikatan membentuk satu senyawa yang memenuhi aturan oktet, maka senyawa apakah yang terbentuk?

  
Pembahasan:
  
Unsur X : dalam keadaan bermuatan 2+, elektronnya = 10, berarti dalam keadaan netral, elektronnya = 12. Maka Konfigurasi elektronnya : 2 8 2 (1s 2 2s2 2p6 3s2 ) gol II A → cenderung melepaskan muatannnya.

Unsur Y : 3p→ 1s2 2s2 2p6 3s 2 3p5 = 17, 2 8 7, cenderung memerlukan 1 elektron 
Jika berikatan, maka akan membentuk senyawa XY2 dimana muatan X diberikan pada unsur Y masing-masing +1 (MgCl2)

Selasa, 09 Januari 2018

Struktur Molekul dan Ikatan Valensi

@E16-Tania, @E17-Nabilla, @E19-Lestari, @kel-A06


Soal

Molekul ClF3 mempunyai bentuk T. Jumlah pasangan elektron ikatan dan pasangan elektron bebas berturut - turut adalah . . . . .
A. 2 dan 2
B. 3 dan 2
C. 4 dan 0
D. 4 dan 1
E. 5 dan 1

Pembahasan :
Dengan melihat tabel hubungan PEI dan PEB terhadap bentuk molekul (syarat : tentu kalian harus punya tabelnya, kemudian jika tidak boleh menggunakan tabel kalian harus hafal tidak hanya tipe molekul senyawa, tetapi juga jumlah domainnya, disamping kalian juga harus menghafal bentuk molekulnya)

Berdasatkan tabel bentuk T planar / datar memiliki jumlah pasangan elektron ikatan = 3, dan pasangan elektron bebasnya = 2

PENCEMARAN SUNGAI KAPUAS

@E20-Naqi
oleh : naqi min gil


Pencemaran yang terjadi di sungai kapuas atau sungai Kapuas Buhang atau sungai Batang Lawai merupakan sungai yang berada di Kalimantan Barat. penyebab dari tercemarnya air sungai kapuas itu sendiri dari limbah yang di hasilkan oleh masyarakat dan sebagian besar dari limbah pertambangan yang mengandung bahan kimia salah satunya mercury.

ciri-ciri air yang tercemar yaitu :

  1. Terjadi perubahan pada suhu air
Ciri- ciri dari air yang tercemar pertama adalah terjadinya perubahan pada suhu air. Air yang normal dan sehat memounyai suhu dibawah suhu lingkungan yang ada di sekitarnya. Sebagai contoh misal di suatu lingkungan mempunyai suhu 28ᵒ C, maka suhu air normal yang ada di lingkungan tersebut sekitar 20ᵒ C – 25ᵒ C. Air yang tercemar mempunyai suhu yang tinggi, bahkan lebih tinggi daripada suhu lingkungan yang ada di sekitarnya.
  1. Memiliki pH yang tidak normal
Air yang normal memiliki pH antara 6,5 – 7,5. pH merupakan derajat keasaman yang dimiliki oleh air yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman dan juga kebasaan pada suatu larutan. Air yang tercemar mempunyai pH yang tidak demikian. Apabila air mempunyai pH diatas atau dibawah pH tersebut maka bisa dikatakan bahwa air tersebut telah tercemar. Air yang tercemar memiliki tingkat pH sekitar 4 – 6 atau 8 – 9.
  1. Terjadi perubahan pada warna
Air yang normal mempunyai ciri- ciri salah satunya tidak mempunyai warna atau jernih. Sebaliknya, air yang tercemar telah mengalami perubahan pada warna. Air yang tercemar (baca: polusi air) salah satu tandanya adalah mempunyai warna atau tidak jernih.
  1. Terjadi perubahan pada bau

Wujud Gas


@E16-Tania, @E17-Nabilla, @E19-Lestari, @kel-A06



Soal
Di bawah ini adalah grafik kalor terhadap suhu dari 1 kg uap pada tekanan normal. Kalor didih air 2256 x 103 J/kg dan kalor jenis air 4,2 x 103 J/kg K, maka kalor yang dilepas pada perubahan dari uap menjadi air adalah…
A. 4,50 × 103 Joule
B. 5,20 × 103 Joule
C. 2,00 × 106 Joule
D. 2,26 × 106 Joule
E. 4,40 × 106 Joule
Pembahasan

Diketahui :
Kalor uap atau kalor didih (Lv) = 2.256 x 103 J/kg
Kalor jenis air (c) = 4200 J/kg K
Massa uap (m) = 1 kg
Ditanya :
Kalor yang dilepas (Q) ?
Jawab :
Q = m Lv
Q = (1 kg)(2.256 x 103 J/kg)
Q = 2256 x 103 Joule
Q = 2,256 x 106 Joule
Jawaban yang benar adalah D.

PENGOLAHAN SUMBER DAYA AIR

@E20-Naqi
nama : naqi min gil

Penyusunan pola pengelolaan perlu melibatkan seluas-luasnya peran masyarakat dan dunia usaha, baik koperasi, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah maupun badan usaha swasta. Sejalan dengan prinsip demokratis, masyarakat tidak hanya diberi peran dalam penyusunan pola pengelolaan sumber daya air, tetapi berperan pula dalam proses perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan, pemantauan, serta pengawasan atas pengelolaan sumber daya air (Dadang Sudardja, 2007).

Menurut Mathis Wackernagel (1996) dalam Supadmo, Arif Sigit (2001), dalam bukunya “Ecologycal Footprint” menyatakan bahwa peningkatan penduduk serta peningkatan konsumsi materi dan energi – menjadi lambang kemakmuran- di satu pihak ; namun di pihak lain terjadi keterbatasan sumber daya.

Dewasa ini permasalahan yang cenderung dihadapi oleh pemerintah maupun masyarakat dalam kaitannya dengan pemanfaatan sumberdaya air meliputi ; (1) adanya kekeringan di musim kemarau dan kebanjiran di musim hujan; (2) persaingan dan perebutan air antara daerah hulu dan hilir atau konflik antara berbagai sektor; (3) penggunaan air yang berlebihan dan kurang efisien; (d) penyempitan dan pendangkalan sungai, danau karena desakan lahan untuk pemukiman dan industri; (e) pencemaran air permukaan dan air tanah ; (f) erosi sebagai akibat penggundulan hutan.

Indonesia telah melakukan langkah maju dalam pelaksanaan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Air secara terpadu (Integrated Water Resources Management – IWRM) yang menjadi perhatian dunai internasional untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya air dalam mencapai kesejahteraan umum dan pelestarian lingkungan. Sejalan dengan konsep IWRM yang berkembang di forum internasional, beberapa tindakan telah diambil di tingkat nasional dan daerah dalam rangka reformasi kebijakan sumber daya air.
Reformasi dalam pengelolaan sumber daya air merupakan salah satu tindakan penting untuk mengatasi pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan konservasi sumber daya alam. Dalam pelaksanaannya, telah diterbitkan beberapa kebijakan antara lain diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (UU SDA) yang sejalan dengan prinsip-prinsip IWRM. Undang-undang ini bertujuan untuk pelaksanaan pengelolaan sumber daya air secara menyeluruh, berkelanjutan, dan melalui pendekatan terbuka sehingga memberikan pilihan bagi masyarakat bisnis dan organisasi non-pemerintah untuk berpartisipasi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan sumber daya air terpadu.



ENERGI KONVENSIONAL DAN NON KONVENSIONAL

@E20-Naqi
nama : naqi min gil

  1.  Energi Konvensional
Sumber energi konvensional merupakan sumber energi yang belum ditersentuh oleh teknologi yang ada atau belum diubah menjadi energi yang praktis, energi ini merupakan energi dalam bumi yang jumlahnya terbatas dan tidak dapat di perbaruhi lagi. Sumber energi ini cepat atau lambat akan habis dan berbahaya bagi lingkungan. Disebutkan bahwa energi ini tidak dapat diperbaruhi maksudnya adalah energi ini tidak dapat di regenerasi dalam waktu yang singkat. Lalu berbahaya bagi lingkungan karena menimbulkan polusi udara,air dan tanah yang berdampak pada kelangsungan makluk hidup. Indonesia sendiri memiliki sumber energi konvensional berupa, dalam bentuk cairan (minyak), gas (gas alam) dan padat (batubara dan uranium). Saat ini ketersedian sumber energi konvesional berupa minyak sudah terbatas, gas alam yang cukup dan batubara yang masih sangat melimpah.

Energi Non-Konvensional
Sumber energi non konvensional jelas sekali berbeda dengan energi konvensional, energi nonkonvensional sendiri merupakan energi yang dapat diperbarui dalam waktu singkat atau secara umum dikenal sebagai sumber energi yang dapat dengan cepat diperbaruhi secara alami. Selain waktu regenerasinya juga pada energi konvensional tidak tersentuh oleh teknologi sedangkan pada energi non konvensional melalui teknologi contohnya pembuatan aki, baterai, solar cell dan sejenisnya. Memang pada dasarnya energi non-konvensional merupakan energi yang berasal dari alam, hanya saja energi ini diolah kembali sehingga menjadi energi yang lebih praktis dan siap digunakan. Beberapa alternatif pengembangan sumber energi non-konvensional yang tujuannya digunakan untuk mengganti sumber energi konvensional.

Beberapa alternatif pengembangan sumber energi nonkonvensional yang dikembangkan untuk mengganti sumber energi konvensional yang terbatas jumlahnya adalah sebagai berikut.
1. Energi matahari.
Cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan jalan menangkap cahaya matahari dengan beribu-ribu fotosel. Fotosel dapat dibuat dari silikon yang sisi-sisinya dilapisi dengan Boron dan Arsen. Untuk mendapatkan voltase yang tinggi dan arus yang kuat, ribuan fotosel dihubungkan secara seri-paralel. Energi matahari dapat juga diubah menjadi energi panas dengan pertolongan cermin cekung.
2. Energi panas bumi.
Panas dari gunung berapi bersumber dari magma. Bila di dekat magma tersebut terdapat cadangan air maka air itu akan mendapatkan panas. Rembesan air panas ke permukaan bumi dapat merupakan sumber air panas, berupa semburan uap atau semburan air panas. Panas bumi berupa uap air panas dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang dapat menggerakkan generator listrik.
3. Energi angin
Langsung dapat diubah menjadi listrik dengan menggunakan kincir angin yang dihubungkan dengan generator listrik.
Karena matahari memanaskan permukaan bumi secara tidak merata, maka terbentuklah angin. Energi Kinetik dari angin dapat Digunakan untuk Menjalankan Turbin angin, Beberapa mampu memproduksi tenaga 5 MW. Keluaran tenaga Kubus adalah fungsi dari kecepatan angin, maka Turbin tersebut paling tidak membutuhkan angin dalam kisaran 5,5 m / d (20 km / j), dan dalam praktek sangat sedikit wilayah yang memiliki angin yang bertiup terus menerus. Namun begitu di daerah Pesisir atau daerah di ketinggian, angin yang cukup Tersedia KONSTAN.
4. Energi pasang surut
Dapat dimanfaatkan dengan menggunakan dam yang memiliki pintu air yang dapat diatur pembukaannya. Pada saat air laut pasang, air laut masuk ke dalam dam melalui pintu air. Bila air surut maka air laut akan ke luar juga melalui pintu air yang sama. Di pintu air itulah dipasang turbin yang dapat menggerakkan generator listrik.
5. Energi biogas
Prinsipnya adalah memanfaatkan jasad hidup sampah melalui cara pembusukan dengan pertolongan bakteri pengurai. Bakteri itu diperoleh dari kotoran kerbau atau sapi. Gas yang sebagian besar adalah metan dapat dibakar untuk keperluan masak memasak.

STANDART INDUSTRI HIJAU

@E20-Naqi
nama : naqi min gil

Spesifikasi teknis atau sesuatu yang dibakukan termasuk tata cara dan metode yang disusun berdasarkan konsesus semua pihak yang terkait dengan memperhatikan syarat-syarat keselamatan, keamanan, kesehatan, lingkungan hidup, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengalaman, perkembangan masa kini dan masa yang akan datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya.

tujuan
Meningkatkan efisiensi produksi dan rantai pasok industri (dari konsep konvensional) 
Mendorong inovasi jenis produk baru (renewable energy, teknologi daur ulang, produksi pangan organik, dll) 
Menciptakan jasa baru terkait konsultansi dan advokasi efisiensi produksi dan analisa lingkungan

Standar industri yang terkait dengan bahan baku, bahan penolong, energi, Yield, produk, sistem manajemen, pengelolaan limbah dan/atau aspek lain yang dibakukan dan disusun secara konsesus oleh semua pihak yang terkait yang bertujuan untuk mewujudkan industri hijau.

SIH (standar industri hijau)
1. Industri Ubin Keramik 
2. Industri Semen 
3. Industri Pupuk 
4. Industri Susu (Susu Bubuk) 
5. Industri Kulit (Penyamakan Kulit) 
6. Industri Karet (Crumb Rubber) 
7. Industri Pulp & Paper 
8. Industri Baja (Batangan dan Lembaran) 
9. Industri Kaca (Lembaran, Pengaman, Kemasan, Lainnya) 
10.Industri Oleo-Chemical 
11.Industri Gula


Konservasi Energi Dan Industri Hijau


konservasi energi adalah tindakan mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien di mana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungankeamanan negarakeamanan pribadi, serta kenyamanan. Organisasi-organisasi serta perseorangan dapat menghemat biaya dengan melakukan penghematan energi, sedangkan pengguna komersial dan industri dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan dengan melakukan penghemaan energi.
Penghematan energi adalah unsur yang penting dari sebuah kebijakan energi. Penghematan energi menurunkan konsumsi energi dan permintaan energi per kapita, sehingga dapat menutup meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan populasi. Hal ini mengurangi naiknya biaya energi, dan dapat mengurangi kebutuhan pembangkit energi atau impor energi. Berkurangnya permintaan energi dapat memberikan fleksibilitas dalam memilih metode produksi energi.
Selain itu, dengan mengurangi emisi, penghematan energi merupakan bagian penting dari mencegah atau mengurangi perubahan iklim. Penghematan energi juga memudahkan digantinya sumber-sumber tak dapat diperbaharui dengan sumber-sumber yang dapat diperbaharui. Penghematan energi sering merupakan cara paling ekonomis dalam menghadapi kekurangan energi, dan merupakan cara yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan meningkatkan produksi energi.

Industri Hijau adalah sebuah iconindustri yang harus dipahami dan dilaksanakan, yaitu industri yang dalam proses produksinya menerapkan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan.

Daftar Pustaka
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Penghematan_energi
http://www.kemenperin.go.id/artikel/8442/Seminar-Nasional-Teknologi-Industri-Hijau-2014:-Litbangyasa-Untuk-Mendukung-Realisasi-Industri-Hijau

Wujud Gas

Wujud Gas
@Kel-A01,@E02-Elvi,@E07-Lucia,@E08-Wulan
Disusun:
Elvi Khairina
Lucia Debby Gracella
Wulan Dari Mulia







Soal : Mengapa wujud gas rentan tidak terlihat oleh mata secara langsung?

Pembahasan: Gas tidak berbentuk dan berada pada keadaan materi di mana molekul yang dibatasi oleh pasukan            kohesif. Contohnya adalah gas las busur, pembakaran internal gas buang mesin, dan udara, yang dimana kondisinya ditentukan oleh tekanan, volume, dan suhu jika secara makro, dan secara mikro akan berbentuk molekul- molekul atau ion ion yang memiliki arah yang bebas sehingga tidak mengikat satu sama lain.


Wujud Gas

Oleh : Khalil Gibran Setiaman, Muhammad Arief, Muhammad Huda
Soal

Zat memiliki sifat dapat memuai dan mengerut. Sifat ini disebabkan ?

Jawaban :

Jarak antarpartikel terkecil suatu zat dapat berubahalasan ukuran partikel tetap namun ketika suhu semakin tinggi atau semakin rendah maka maka pergerakan partikel berubah menyebabkan jarak antar partikel berubah. Jika kita misalkan tubuh kitaadalah partikel maka ketika suhu dingin kitacenderung berkumpul dengan teman, namun ketika suhu panas kita cenderung berjauhan dengan temankarena kita kepanasan

Bahan Baku Terbarukan


Sejumlah pakar berpendapat, penggunaan biomassa sebagai sumber energi terbarukan merupakan jalan keluar dari ketergantungan manusia pada bahan bakar fossil.

Sebelum mengenal bahan bakar fossil, manusia sudah menggunakan biomassa sebagai sumber energi. Misalnya dengan memakai kayu atau kotoran hewan untuk menyalakan api unggun. Sejak manusia beralih pada minyak, gas bumi atau batu bara untuk menghasilkan tenaga, penggunaan biomassa tergeser dari kehidupan manusia. Namun, persediaan bahan bakar fossil sangat terbatas. Para ilmuwan memperkirakan dalam hitungan tahun persediaan minyak dunia akan terkuras habis. Karena itu penggunaan sumber energi alternatif kini digiatkan, termasuk di antaranya:

Bunga
Bunga matahari kini tak hanya untuk hiasan, namun dapat digunakan minyaknya untuk memasak. Sektor industri juga menggunakan bunga kuning raksasa ini juga untuk minyak pelumas. Karena itu, bunga matahari disebut tanaman energi, sumber daya terbarukan. Jerman saat ini membudidayakannya dan tumbuh menjadi sekitar 400.000 hektar lahan pertanian tanaman industri tersebut.

Kayu
Hutan telah menyediakan sumber daya yang sudah sekian lama digunakan yakni kayu. Baik untuk membuat tombak, menyalakan api maupun membuat bangunan, bagi nenek moyang, kayu adalah hal yang penting. Bahkan sampai saat ini kayu merupakan bahan bangunan yang masih disukai. Lebih dari 20 persen bangunan baru di setiap negara Eropa saat ini merupakan rumah kayu.
Tanaman yang dapat menyediakan energi, adalah bahan baku terbarukan yang berkelanjutan, tentu saja termasuk kayu. Dalam satu dekade terakhir, bahan bakar pelet kayu digemari pelaku industri di Jepang dan Eropa. Pelet kayu adalah contoh bagaimana kita dapat berhemat minyak bumi, lewat bahan bakar terbarukan.

Kubis dan Minyak Kanola
Tanaman yang tergolong kubis-kubisan dapat mengahasilkan minyak kanola. Manusiantelah menggunakannya selama berabad-abad. Minyak ini diperoleh dari bijinya, bahkan minyak ini juga dimanfaatkan masyarakat sebagai minyak lampu. Pada masa industrialisasi minyak kanola digunakan sebagai pelumas untuk mesin uap.

Plastik dari tanaman
Plastik yang terbuat dari jagung, kentang atau tebu sekarang banyak diproduksi industri menjadi bioplastik. Biasanya digunakan untuk kantong sampah atau kemasan yoghurt, tetapi ada juga barang-barang sekali pakai seperti pisau cukur misalnya. Aktivis lingkungan mendesak agar produk bioplastik dapat terus lebih baik dan dapat didaur ulang, sehingga mereka benar-benar ramah lingkungan.

Jagung
Sumber daya terbarukan merupakan pemasok energi ramah lingkungan dan hampir tidak menimbulkan emisi, namun juga kerap mengundang kritik. Seringkali untuk fasilitas biogas, perlu dibangun lahan kebun jagung dan kanola yang besar. Di beberapa wilayah Eropa, lanskap-nya pun berubah. Banyak habitat tumbuhan dan satwa liar menghilang karena pengikisan lahan hijau demi ladang jagung.
Jagung terbanyak berasal dari Amerika Tengah, dan sekarang menjadi salah satu tanaman yang paling banyak ditanam di dunia. Jagung tidak hanya ditanam di lahan besar untuk bioenergi, tetapi terutama juga sebagai tanaman pangan. Di industri jagung juga dapat dimanfaatkan untuk bahan baku perekat atau lem.

Sawit
Dari buah dan bijinya, sawit dapat diperas menjadi minyak sawit. Sawit ini juga dimanfaatkan banyak jenis makanan, seperti margarin, pizza, atau biskuit. Tetapi industri juga menggunakannya sebagai bahan baku lilin, kosmetik dan deterjen. Selain itu, kelapa sawit juga ditanam untuk penggunaan bio diesel.
Namun, minyak kelapa sawit adalah sumber daya terbarukan yang banyak menuai kritik. Kelapa sawit tumbuh dengan baik di iklim yang panas dan lembab, dimana seharusnya berbagai spesies hutan tropis tumbuh dan hewan langka seperti orangutan misalnya. Di Malaysia dan Indonesia hutan tropis telah banyak dibabat dan dibakar demi perkebunan kelapa sawit dalam beberapa tahun terakhir ini.

Ganja atau Rami
Tidak dihisap, tapi ditenun. Banyak yang menganggap ganja atau rami hanya sebagai bahan memabukkan. Tapi rami digunakan untuk industri namun tidak sebagai sesuatu yang dikonsumsi dan memabukkan. Di Eropa ganja atau rami ini mulai menarik banyak petani dan industri. Industri rami banyak dibudidayakan di Perancis. Dari seratnya dapat dibuat kertas, juga kain seperti jeans rami.
Serat rami juga dapat digunakan untuk bahan isolasi. Untuk isolasi outdoor rumah memang hampir tidak dapat digunakan, sebab tak bida mentolerir kelembaban. Tapi untuk isolasi dinding, langit-langit atau atap dalam rumah, serat rami sangat cocok. Bahan ini juga baik untuk perlindungan dari hawa panas pada musim panas.


 Daftar Pustaka :
http://www.dw.com/id/biomassa-sebagai-sumber-energi-terbarukan/a-3057079-0 (14-01-2008)
https://www.academia.edu/9138185/BIOMASSA_Bahan_Baku_and_Teknologi_Konversi_untuk_Energi_Terbarukan


WUJUD GAS

Wujud Gas
 oleh : @E18-Jevon, @E13-Fajar, @E12-Guntur, @Kel-A05

Apakah yang dimaksud dengan zat? Jelaskan perbedaan susunan partikel antara zat padat, zat cair,dan gas.

Jawab : Zat adalah sesuatu yang dapat menempati ruang danmemiliki masa Berbedaan susunan

zat  Padat :

- Gaya tarik antar partikel sangat kuat 
- Jarak antar partikel tetap dan sangat dekat 
- Partikel tidak bebas berpindah
Cair :

- Gaya tarik antar partikel lemah
- Jarak antara partikel tetap tapi tidak terlaludekat 
- Partikel dapat berpindah tapi tidak telalubebas

Gas :

- Gaya tarik sangat lemah
- Jarak partikel berubah-ubah
- Partikel dapat berpindah dengan bebas